bobo and me

bukan maksud hati meniru ‘marley and me’, dan bukan juga mau kurang ajar menyamakan bobo dengan marley. persamaannya mungkin adalah kami sama – sama mau bercerita tentang cinta yang kami alami bersama dengan yang kami cintai.

Just can’t live without you October 3, 2007

Filed under: ...sedih..., feelin' love, we're team, bo! — pacar wanita @ 10:07 pm

Gua baru ngobrol sama Bobo. Sebenernya awalnya mau mendesak tentang keputusan sebelum berangkat: kawin apa putus. Maunya bisa sesimpel itu, tapi ternyata nggak bisa juga, nggak sanggup, gila. Setelah nguat – nguatin diri nanya kepastian putus apa nggak, gua nggak rela, nggak bisa bahkan cuma ngebayangin gua putus sama Bobo.

Trus akhirnya dia cerita tentang beban moralnya sama ibunya, yang nggak punya siapa – siapa lagi kecuali dia, tentang kerjaan yang juga bikin pusing, gua lalu ngerasa ada lagi tabir yang tersingkap tentang ‘pacar gua’ ini *cieh, tersingkap, kayak cerita bokep gak sih?* Selama ini kan banyak hal yang sepertinya gua nggak tau, tentang keluarganya, kerjaannya, bahkan apa yang dia rasa, dia pikir.

In the end, gua memutuskan untuk bertahan seperti ini, tinggal cari duit yang banyaakkk buat beli apartemen sendiri, yay! Punya apartemennya sih asik, tapi cari duitnya itu yang ngos – ngosan kayaknya. Soal kawin itu, gua jadi berpikir lagi, bener nggak sih kalo gua pengen kawin? Apa karena cuma pengen punya kehidupan sendiri? I just want to live with him. Sekarang tinggal menjalani hidup ini lebih baik tiap hari, bagian gua. Sisanya, urusan Tuhan. Gua masih yakin dan akan selalu percaya kalo Tuhan atur semuanya yang terbaik buat gua. Amiiinnn….

 

Leave a Reply